3 Minuman yang Mengenyangkan


Agan lagi diet??? Mau menurunkan berat badan???Agan bisa mencoba mengonsumsi tiga jenis cairan ini: susu rendah lemak, air putih, dan minyak zaitun. (Lhoo??? Apa iya??)
Menurut penelitian, tiga cairan ini mampu membuat Anda lebih kenyang, sehingga mengurangi asupan kalori dan mencegah berat badan naik. Simak cara kerjanya.

Quote:
Susu rendah lemak 

Orang yang minum sekitar 600 ml susu rendah lemak saat sarapan biasanya akan mengonsumsi makan siang jauh lebih sedikit, dibandingkan mereka yang minum jus buah saat makan pagi. Menurut para peneliti, protein dalam susu rendah lemak -terdapat di air dadihnya dan kasein- cukup membuat susu tersebut mengenyangkan.
(Selain Menyehatkan mengkonsumsi susu rendah lemak membuat kita lebih kenyang lho..)
Quote:
Air putih

Sudah banyak penelitian yang menyatakan bahwa orang yang minum cukup air akan merasa lebih kenyang dan akan mengonsumsi jauh lebih sedikit kalori sepanjang hari, dibandingkan dengan orang yang tidak minum cukup air. Orang yang rajin minum air juga cenderung tidak ingin minum minuman manis seperti soda, minuman kopi yang mengandung kalori tinggi, dan sport drinks. Bila Anda minum sekitar 475 ml air setiap sebelum makan, Anda juga akan lebih mudah dan lebih cepat menurunkan berat badan.
(Murah kan gan??? cukup air putih aja... Yuuk lanjut baca yang dibawah)
Quote:
Minyak zaitun

Cairan yang serbaguna ini biasanya dipakai untuk membuat salad menjadi lebih lezat. Lebih dari itu, minyak zaitun diperkaya dengan asam oleat, senyawa yang bisa memenuhi rasa kenyang Anda. Asam yang termasuk lemak tak jenuh tunggal ini mendorong usus kecil membuat substansi mirip lemak yang mengirimkan sinyal rasa kenyang dari perut ke otak. Makanan lain yang mengandung asam oleat yang tinggi antara lain biji bunga matahari, minyak kanola, kacang almon, dan alpukat.
(Tapi minyak zaitunnya jangan langsung diminum yak... Diolah dulu yak dengan berbagai makanan seperti salad)
Sumber :
kaskus.us

Situs Penjawab Soal Matematika Jadi Kontroversi

Paris - Soal matematika sering jadi momok menakutkan bagi para siswa. Di Perancis, sebuah situs internet baru bernama faismesdevoirs.com pun coba menjawab keluhan ini dengan membantu pelajar mengerjakan PR matematikanya.

Dengan membayar sejumlah uang, maka bim salabim, tugas matematika tersebut bakal langsung dipecahkan di situs tersebut. Semakin rumit jawabannya, ongkos yang dibayar juga bakal kian mahal.

Terang saja, situs itu menimbulkan kontroversi. Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (5/3/2009), para guru sekolah pun marah-marah dengan eksistensi situs tersebut.

"Sungguh mengejutkan. Situs ini mengalahkan tujuan pendidikan agar para siswa belajar sendiri untuk mengerjakan PR," demikian pendapat Agathe Field, seorang guru sekolah dasar di Paris.

Stephane Boukris selaku pendiri situs pun berusaha membela diri. Ia memaparkan bahwa para siswa tetap belajar sesuatu karena jawaban soal diberikan secara lengkap, tidak hanya hasil akhirnya saja.
( fyk / faw )


Sumber :
detikinet.com

[PENTING] Mandilah Sebelum Berenang!!

Pentingnya Mandi Sebelum Berenang

Quote:
Membilas tubuh seusai berenang menjadi hal yang wajib dilakukan banyak orang. Namun tak banyak orang yang merasa penting untuk mandi sebelum menceburkan diri ke kolam. Padahal, mandi sebelum berenang bisa mencegah infeksi yang timbul dari air kolam. Penyakit akibat air kolam renang (recreational water illnesses/RWI) menyebar akibat menelan atau bernapas di dalam air yang terkontaminasi, terutama dari kolam renang umum. Penyakit ini diperkirakan diderita oleh lebih dari 10.000 orang di Amerika setiap tahunnya.

Para peneliti dari University of Michigan menyebutkan, mandi sebelum berenang bisa menjadi cara untuk mencegah infeksi akibat air kolam. Membilas tubuh dengan air sebelum kontak dengan air kolam bisa mengurangi bahan-bahan kimia yang masih menempel di kulit.

Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of Illinois tahun 2010 menemukan, produk yang mengandung nitrogen yang dipakai oleh para perenang, misalnya tabir surya atau kosmetik, akan menjadi agen yang bersifat toksik saat bercampur dengan disinfektan di kolam renang.

Paparan disinfektan dalam jangka panjang akan menyebabkan mutasi genetik dalam tubuh sehingga bisa menyebabkan kecacatan pada janin, mempercepat proses penuaan, gangguan pernapasan, bahkan kanker.

Meskipun klorin sudah cukup membunuh sebagian besar bakteri penyebab RWI dalam satu jam, tetapi parasit penyebab kram perut, diare, dan mual-mual bisa bertahan hidup di kolam renang selama beberapa hari meski airnya sudah mengandung disinfektan.

Salah satu cara untuk mencegah penyebaran RWI adalah mencegah parasit masuk ke kolam renang. Karena itu, para ahli merekomendasikan agar anak-anak mandi dengan sabun sebelum berenang.

[WarninG!] Makan Durian Berbahaya Jika...


Makan Durian Berbahaya, Jika...


Quote:
Sebelumnya... Yuuk kenali dulu Durian...

Durian adalah nama tumbuhan tropik yang berasal dari Asia Tenggara, Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Varian namanya yang juga populer adalah duren. Orang Sunda menyebutnya kadu. Durian adalah salah satu jenis buah-buahan yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Pohon yang berasal dari biji sesudah berumur lebih dari 10 tahun baru berbunga. Bila berasal dari bibit okulasi, berbunga pada umur 8 tahun. Durian menghendaki tanah yang subur, gembur, tidak bercadas, kedalaman air tanah 1-2 meter, kemasaman (pH) tanah 6 - 7. Tinggi tempat antara 400 - 600 meter di atas permukaan air laut. Di dataran rendah dapat juga ditanam durian asal curah hujan merata sepanjang tahun. Bila ditanam sampai 1000 meter di atas permukaan air laut buahnya tidak lebat.

Buah durian tidak hanya dimakan daging buahnya saja, akan tetapi bijinya juga bisa dimakan. Biji durian yang direbus atau dibakar dimakan sebagai makanan kecil. Pucuk muda dan buahnya yang masih muda dapat dimasak untuk lalap. Kulit buah yang dikeringkan digunakan sebagai bahan bakar, terutama untuk mengasapi ikan
Quote:
Namuun... ada beberapa hal yang membuat durian menjadi berbahaya ketika dikonsumsi... Apa saja hal tersebut??? Langsung aja Dibaca yaaa...

Quote:
Durian dimakan saat masa kehamilan


Buah durian mengandung banyak gas, glukosa, kolesterol dan juga sedikit alkohol. Setelah mengonsumsi durian, gas dalam perut dapat menimbulkan kontraksi.
Pada pasien dengan kehamilan trimester pertama sebaiknya menahan diri dulu untuk tidak mencicipi buah ini. Karena pada usia kehamilan ini kontraksi yang timbul kemungkinannya lebih besar.
Quote:
Memakan Durian Secara Berlebihan

Seorang pegawai negeri di Provinsi Singburi, Thailand Tewas setelah memakan empat buah durian mon thong. Satu durian mon thong, salah satu jenis paling populer di Thailand, jika sudah dikupas maka 600 gram daging buah itu (tanpa biji), kadar kalornya dapat mencapai 978.

Dengan memakan empat buah durian seukuran itu, maka seseorang akan mendapat tambahan ledakan energi setara 4.000 kalori, atau secara kasar dua kali kebutuhan per hari rata-rata manusia.

Peringatan khususnya ditujukan kepada mereka yang menderita darah tinggi, gangguan jantung dan kencing manis. Bahkan orang-orang yang sehat saja harus hati-hati agar tubuhnya bisa mampu menghabiskan energi yang muncul mendadak dalam jumlah besar.
Jadi bila mengkonsumsi durian (apalagi durian mon thong) jangan berlebihan.
Quote:
Makan durian plus Minuman beralkohol

Gangguan pencernaan bisa terjadi jika durian dikonsumsi bersama dengan minuman beralkohol. Penelitian di University of Tsukuba, Jepang bahkan membuktikan kandungan sulfur pada durian bisa menghambat metabolisme alkohol dan bisa memicu kematian.
Sumber :
Kaskus.us

Sejarah Imlek dan Khonghucu di Indonesia

Beberapa tahun yang lalu seorang mentalis terkenal keturunan Tionghoa, Dedi Corbuzier dalam sebuah tabloid keluarga mengatakan, andai pada saat hari raya Imlek berbarengan dengan sebuah panggilan lamaran kerja, ia lebih memprioritaskan lamaran kerja tersebut dibandingkan dengan merayakan Imlek.

Sebab baginya Imlek tidak memiliki pengaruh dan makna apa-apa, sehingga dianggap seperti hari-hari biasa yang tidak ada keistimewaannya sama sekali dan tidak perlu dirayakan apalagi dibesar-besarkan.

Bagi seorang Dedi secara pribadi tentu saja hal ini adalah sah-sah saja serta tidak berpengaruh apa-apa. Tetapi ketika pernyataan tersebut dimuat pada sebuah tabloid, kontan menimbulkan respon, khususnya dari orang Tionghoa Indonesia yang beragama Khonghucu.
Bagi yang menganggap Imlek sangat skral dan penting, pernyataan Dedi sebagai orang Indonesia keturunan Tionghoa menurut hemat penulis amat menyakitkan.

Tahun Baru Imlek bagi penganut Khonghucu merupakan hari raya keagamaan yang sangat penting, sakral dan bermakna. Karena jika ditinjau dari aspek sejarah, Imlek distandarisasi pertama kali pada zaman Dinasti Han (202 SM-220).
Berdasarkan perhitungan kelahiran Nabi Khong Hu Cu yang lahir 551 SM, hal ini bisa dilihat dari tahun Imlek yang jatuh pada saat ini adalah yang ke 2558, hitungan tersebut diambil dari 2007+551 = 2558. Sedangkan jika ditinjau dari aspek sosial kemasyarakatan makna Imlek adalah semangat bersyukur kepada Tuhan, semangat memperbaharui diri, kekeluargaan serta kebersamaan.

Klaim Imlek sebagai Tahun Baru orang Tionghoa adalah kenyataan yang tidak bisa dibantah, sebab begitulah kenyataannya. Hal ini juga berlaku bagi hari raya Cheng Beng, Pek Chun, Cap Go Meh dsb (yang jelas-jelas hari raya tersebut merupakan hari raya agama Khonghucu).
Namun menurut para ahli, kenyataan tersebut terinspirasi dengan apa yang dikatakan oleh William McNaughton, "Hal-hal yang diajarkan oleh Khong Hu Cu adalah peradaban yang sudah berabad-abad lamanya dipegang dengan sangat teguh oleh bangsa Tionghoa. Oleh karena itu tidak berlebihan jika dikatakan Tiongkok adalah Khonghucu. Begitu juga halnya, Khonghucu adalah Tiongkok (Paul Strathen, Confucius In 90 Minutes)".

Tokoh Melayu

Seorang tokoh Melayu Tionghoa yang bernama Kwee Tek Hoay juga menyatakan bahwa semua orang Tionghoa adalah Khonghucu, sebab sebelum Tiongkok menjadi Republik, agama Khonghucu/Konfusianisme merupakan sistem moralitas, kehidupan sosial-politik, dan religi seluruh masyarakat Tiongkok. Sehingga pengaruh Konfusianisme sangat mengakar dalam kehidupan orang-orang Tionghoa sampai abad 21 ini.
Bahkan beberapa ahli Barat menyimpulkan bahwa Konfusianisme merupakan "state religion" bagi kerajaan-kerajaan Tiongkok kuno. Juga diakui atau tidak, Konfusianisme sangat mempengaruhi cara berprilaku dan berpikir orang Jepang, Korea, Vietnam dsb. Korea di bawah Dinasti Chosun telah memproklamirkan diri sebagai "Negara Khonghucu"

Di Indonesia juga konon ada catatan tidak resmi yang menyatakan bahwa dahulu hampir semua orang Tionghoa di Indonesia adalah Khonghucu , hal ini diperkuat dengan adanya Penetapan Presiden No 1 Th 1965, Khonghucu diakui sebagai salah satu agama besar yang memiliki peranan dan sejarah dalam perkembangan Indonesia sehingga mendapatkan perlakuan yang sama dengan agama yang lainnya.

Apalagi sebelum keluarnya Inpres No 14 Tahun 1967 yang sangat diskriminatif itu, dimana diterima atau tidak karena dikriminasi sosial dan birokrasi oleh Inpres tersebut telah menyebabkan banyaknya penganut Khonghucu yang eksodus. Mengutip Qurtuby dalam bukunya Arus Cina Islam Jawa "bahwa sejarah harus diungkap secara jujur, fairness dan terbuka meskipun terkadang pahit untuk dirasakan".

Di Indonesia, Imlek secara nasional pertama kali diprakarsai oleh MATAKIN (Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia) dan diklaim sebagai hari raya agama Khonghucu. Karena memang Indonesia tidak pernah mengenal hari raya suatu golongan etnis tertentu.

Sehingga penetapan Imlek sebagai hari raya dikarenakan adanya pengakuan Khonghucu sebagai salah satu agama yang diakui di Indonesia (sesuai dengan sikap PBB terhadap agama Khonghucu/Confucianism) dan sejarah di Indonesia membuktikan diantara organisasi-organisasi Tionghoa yang lainnya memang perlu diakui secara jujur dan terbuka bahwa MATAKIN-lah pionir (dengan bantuan Abdurrahman Wahid dan beberapa tokoh agama lainnya) yang sejak dahulu paling konsisten memperjuangkan persamaan hak-hak etnis Tionghoa dan agama Khonghucu pada khususnya walaupun dalam kukungan dan intimidasi rezim Orde Baru yang sangat diskriminatif itu.

Sekadar flash back ketika zaman Orde Baru Imlek dianggap sebagai suatu hal tabu dan menyesatkan yang harus dieliminasi keberadaanya. Sebagai contoh ketika Surjadi Sudirdja menjadi Gubernur Jakarta dikatakan bahwa Imlek dilarang dirayakan, Imlek hanya boleh dirayakan di rumah-rumah saja secara tertutup, hal ini pun diperkuat Direktur Urusan Agama Budha Depag Drs Budi Setyawan yang didasari oleh surat dari Dirjen Bimas Hindhu dan Budha Depag No H/BA.00/29/1/1993, di pelbagai surat kabar menyatakan larangan merayakan Imlek di Vihara dan Cetya.

Walubi melalui Dewan Pimpinan Pusatnya pun ikut-ikutan mengeluarkan surat edaran No 07/DPP-WALUBI/KU/93, tertanggal 11 Januari 1993 menyatakan bahwa Imlek bukanlah merupakan hari raya agama Budha, sehingga Vihara Mahayana tidak boleh merayakan tahun baru Imlek dengan menggotong Toapekong, Barongsai dll. Pada masa itu bisa dikatakan semua fenomena yang mengidap cul- ture shock itu berbondong-bondong menyerang Imlek.

Bahkan semua orang Tionghoa yang bukan beragama Khonghucu seolah-olah memusuhi dan mejauhi Imlek. Namun dalam era reformasi kenyataan menyakitkan itu menjadi berbalik arah. Sekarang semua orang Tionghoa Indonesia mengklaim bahwa Imlek adalah sebagai hari raya tahun barunya.

Sumbangsih Nyata

Perlu diingat bahwa Imlek bukan milik siapapun, melainkan suatu perayaan besar yang dimiliki dunia saat ini yang berdasarkan fakta sejarah ilmiah bahwa Imlek lahir dan distandarisasi oleh dinasti Han untuk menghargai jasa besar yang telah diberikan Khong Hu Cu pada masyarakat banyak. Maka dari itu juga para sinolog barat selalu menyebut Imlek dengan Anno Confuciani/AC (dihitung berdasarkan tahun kelahiran Khong Hu Cu) seperti halnya Anno Domini/AD (in the year of our lord)

Apapun itu, hendaknya tidak perlu dipermasalahkan lagi, akan tetapi atas nama kejujuran dan sportivitas perlu dicatat oleh sejarah secara benar adanya dan konsekuen. Sebaiknya etnis Tionghoa Indonesia yang sekarang sudah mendapatkan hak-haknya dengan lebih baik perlu memberikan sumbangsih yang nyata bagi Indonesia tercinta. Sebab sebagai orang Indonesia yang asli (menurut UU Kewarganegaraan yang baru), sekarang sudah waktunya seluruh komponen bangsa untuk bangkit bersama bersatu mengikis segala krisis yang kita alami di negeri ini, tanpa melihat asal-usul, golongan tertentu akan tetapi dengan melihat suatu fenomena sebagai anak bangsa yang sedang mengalami kesusahan bersama sebagai saudara sebangsa dan se Tanah Air.

Karena keadaan demografi dan landscape politik sekarang ini sangatlah berbeda. Konsep kebangsaan lama yang terlalu menekankan homogenitas diatas keragaman tidaklah mengikuti irama zaman. Kebudayaan yang kita hadapi bukan cuma nasional tetapi juga multinasional. Konfigurasi kebudayaan Indonesia akan semakin mendekati konfigurasi kebudayaan dunia.

Indonesia akan menghadapi kenyataan semakin berkembangnya kebudayaan Amerika, Eropa, Arab, Tiongkok, Jepang, Korea, India dsb. Keanekaan tidak hanya antar suku bangsa yang telah ada, tetapi dengan kebudayaan bangsa lain. Jadi konsep kebangsaan zaman kini mungkin haruslah menjadi suatu konsep yang terbuka dan semakin menuju pada semangat internasionalisme yang merujuk pada perdamaian dunia

sebab seperti apa yang dikatakan Khong Hu Cu bahwa "Semua Manusia Adalah Bersaudara". Karena Tuhan tidak pernah membedakan manusia, tidak ada seorangpun yang diistimewakan dan tidak ada suatu kaum yang ditinggikan diatas yang lainnya.

Dan bukankah Bung Karno pernah menegaskan bahwa Bhineka Tunggal Ika janganlah dilihat secara statis, melainkan harus diartikan secara dinamis. Kata beliau : Bhineka = das Sein yakni keadaan/realitas yang terlanjur sudah ada, tetapi Tunggal Ika = das Sollen yakni tujuan yang kita cita-citakan bersama. Dan kita sedang berada di "das Sein" menuju "das Sollen" atau dalam rangka menuju nation building dari "persukuan" kita menuju "ke-Indonesia-an (wawasan kebangsaan) dan bahkan mungkin nanti menuju pada perdamaian dunia.

Harkat dan martabat seseorang berpulang pada dirinya masing-masing, setiap orang berpotensi untuk selamat, karena setiap individu dianugerahi fitrah oleh Tuhan. Maka dari itu siapapun dapat menjadi orang yang bijak/soleh/al-ihsan/tzun tze. Bukan karena keanggotaan seseorang terhadap suatu institusi tetapi yang penting adalah pengalaman kualitas kemanusiaanya. Bukan pula banyak sedikitnya pengetahuan agama seseorang yang penting, melainkan ketulusan hati dan kesetiaanya kepada hal yang benar.

Semoga semangat Imlek dapat membawa kita menjadi individu yang baru dan senantiasa berbudi luhur sehingga dapat berguna bagi keluarga,
masyarakat, bangsa dan negara. Shin Chun Khiong Hi. Shi Nian Khuai Le. Happy Anno Confuciani 2558

Oleh Kristan
Penulis adalah Ketua Umum Generasi Muda Khonghucu Indonesia(GEMAKU)
dan Kordinator Jaringan Tionghoa Muda Indonesia (JTM)

Mengenai Saya

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / COOL INFO IN HERE

Template by : Urangkurai / powered by :blogger